Portal Nusantara News.id, PAMEKASAN – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, Kapolres Pamekasan AKBP Wahyu Hidayat, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pamekasan menggelar kegiatan Ghi-Lenggien atau Polisi Bersama Masyarakat di Desa Durbuk, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.
Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi antara kepolisian dan masyarakat untuk membangun hubungan yang harmonis, memperkuat kepercayaan publik, serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan yang mempertemukan jajaran kepolisian dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga Desa Durbuk tersebut.
Dalam suasana santai dan terbuka, Kapolres Pamekasan bersama masyarakat berdialog, bertukar pikiran, serta mendengarkan berbagai masukan dan keluhan warga terkait kondisi keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka.
Melalui pendekatan yang humanis, kegiatan Ghi-Lenggien diharapkan mampu membuka ruang komunikasi dua arah sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak kepolisian.
Program ini sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta kondusif.
Dalam sambutannya, Kapolres Pamekasan menekankan pentingnya membangun komunikasi yang jujur dan terbuka antara kepolisian dengan masyarakat.
Sinergi tersebut tidak hanya melibatkan Polri, tetapi juga TNI melalui Babinsa, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga.
Kolaborasi lintas unsur dinilai penting agar setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dapat diketahui lebih dini dan dicarikan solusi secara bersama-sama.
Melalui kegiatan ini, jajaran Polres Pamekasan juga berupaya menunjukkan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk menjalankan tugas penegakan hukum, melainkan juga sebagai mitra yang siap mendengar, melayani, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Rangkaian kegiatan Ghi-Lenggien di Desa Durbuk turut diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada penerima, dilanjutkan dengan ramah tamah antara jajaran Polres Pamekasan dan warga setempat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun komunikasi yang semakin erat serta tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Dengan semangat Ghi-Lenggien, Polres Pamekasan berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin humanis, responsif, dan dekat dengan masyarakat demi terwujudnya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Pamekasan.(pnn)

















