GRESIK, portalnusantaranews.id – Satlantas Polres Gresik terus mengedepankan pendekatan humanis dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026. Kali ini, edukasi keselamatan berlalu lintas menyasar para pengemudi ambulans yang tergabung dalam Paguyuban Driver Ambulance Jawa-Madura-Bali.
Kegiatan sosialisasi safety riding tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Kopdargab III Paguyuban Driver Ambulance Jawa-Madura-Bali di Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik, Minggu (1/11/2026).
Kanit Kamsel Satlantas Polres Gresik Ipda Andreas Dwi Anggoro bersama sejumlah anggota hadir memberikan edukasi secara langsung kepada para pengemudi ambulans.
Materi yang disampaikan meliputi pentingnya kelengkapan administrasi kendaraan, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas, serta penggunaan sirine dan lampu rotator sesuai ketentuan perundang-undangan.
Petugas menegaskan bahwa ambulans memang memiliki tugas kemanusiaan untuk mengantarkan pasien yang membutuhkan penanganan medis segera. Namun, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan di jalan raya.
Keselamatan pengemudi, pasien, tenaga medis, maupun pengguna jalan lainnya harus tetap menjadi perhatian utama dalam setiap perjalanan.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Muhammad Hariyazie Syakhranie mengatakan, sosialisasi tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran tertib berlalu lintas melalui pendekatan edukatif dan humanis.
“Teman-teman driver ambulans memiliki tanggung jawab yang besar dalam menjalankan tugas kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, penggunaan sirine dan rotator harus dipahami sesuai aturan yang berlaku. Pengemudi ambulans tetap dituntut memiliki pengetahuan mengenai regulasi serta etika berkendara agar tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, para driver ambulans semakin memahami aturan lalu lintas,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Selain sosialisasi keselamatan berlalu lintas dan sesi tanya jawab, agenda Kopdargab III juga diisi dengan pemotongan tumpeng, parade sirine, santunan anak yatim, serta simulasi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) dan patient safety dari RS Semen Gresik.
Sejumlah tokoh dan perwakilan instansi turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Tenaga Ahli BGN Kabupaten Gresik Imron Rosyadi, Kabag Humas RS Semen Gresik Dr. Habibur Rahman, Ketua PDA RSUD Pamekasan Rudi Hartono, serta para pengemudi ambulans dari berbagai daerah di Jawa, Madura, dan Bali.
Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Gresik berharap sinergi antara kepolisian dan komunitas pengemudi ambulans semakin kuat. Edukasi tersebut diharapkan mampu membangun budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan mengutamakan keselamatan.
Satlantas Polres Gresik juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan gangguan kamtibmas, maupun menghadapi situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau layanan pengaduan Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.
Keselamatan tetap menjadi prioritas. Tugas kemanusiaan harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan dan etika berlalu lintas.
(Salsa)

















