Portal Nusantara News.id,SAMPANG — Kebakaran lahan kering dan rumpun bambu terjadi di Dusun Dulang, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.05 WIB tersebut menghanguskan lahan rumput kering seluas kurang lebih satu hektare serta sekitar 15 rumpun bambu. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Berdasarkan laporan di lapangan, Babinsa Koramil 04/Torjun, Sertu Supriyadi, menerima informasi kebakaran dan segera menuju lokasi bersama warga setempat.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 21.15 WIB, Sertu Supriyadi langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sampang untuk meminta bantuan penanganan.
Dua unit mobil tangki pemadam kebakaran kemudian diterjunkan ke lokasi dan bersama anggota Koramil 04/Torjun serta warga melakukan upaya pemadaman.
Setelah berjibaku memadamkan api, kebakaran berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 22.00 WIB. Seluruh rangkaian penanganan dinyatakan selesai pada pukul 22.15 WIB dengan situasi aman dan terkendali.
Dugaan Penyebab, Warga Diimbau Waspada. Terkait penyebab kebakaran, laporan awal menyebutkan bahwa api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh warga yang tidak diawasi, sehingga merambat ke rumput kering dan rumpun bambu di sekitarnya.
Namun, penyebab tersebut masih berupa dugaan awal. Kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau diduga turut mempercepat penyebaran api dan membuat kebakaran semakin membesar.
Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan berupa lahan rumput kering seluas kurang lebih satu hektare dan sekitar 15 rumpun bambu yang terbakar. Sementara itu, tidak terdapat korban jiwa maupun laporan korban luka.
Ancaman Kebakaran Saat Kemarau. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya saat kondisi cuaca kering dan vegetasi mudah terbakar.
Masyarakat diimbau tidak membakar sampah sembarangan, memastikan api benar-benar padam setelah digunakan, serta tidak membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar.
Instansi terkait juga diharapkan terus meningkatkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna mencegah kejadian serupa, terutama di kawasan lahan terbuka, semak belukar, dan rumpun bambu.
Respons cepat Babinsa, petugas pemadam kebakaran, serta warga setempat dalam penanganan kejadian tersebut menjadi faktor penting sehingga api dapat dipadamkan dan tidak meluas ke area lainnya.(pnn)

















