banner 1000x130
PLN  

Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, PT PLN (Persero) UIP JBTB Salurkan Bantuan TJSL Konservasi Jalak Bali di Tabanan

banner 120x600
banner 1000x130

TABANAN, Portalnusantaranews.id – 4 Juni 2026 Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Sedunia, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) mewujudkan komitmen nyata terhadap kelestarian ekosistem makhluk hidup melalui penyaluran bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Langkah strategis ini difokuskan pada program konservasi satwa endemik terancam punah, yakni burung Jalak Bali (Leucopsar rothschildi), yang dilaksanakan di Kampung Jalak Bali, Desa Tengkudak, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.

Inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi program pelestarian lingkungan korporat yang sepenuhnya menyatu dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s) khususnya pada pilar penanganan ekosistem daratan. Melalui sinergi bersama komunitas lokal, PT PLN (Persero) berupaya memastikan populasi burung ikonik Pulau Dewata ini dapat berkembang biak dengan aman di habitat alaminya.

banner 1000x130

General Manager PT PLN (Persero) UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal harus berjalan beriringan dengan komitmen menjaga keharmonisan alam sekitar.

“Bertepatan dengan momen Hari Keanekaragaman Hayati, bantuan TJSL ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran PT PLN (Persero) membawa dampak positif yang holistik. Kami tidak hanya berfokus pada penyediaan energi listrik yang andal bagi masyarakat, namun juga memikul tanggung jawab besar dalam merawat kekayaan fauna asli daerah. Penyelamatan Jalak Bali di Desa Tengkudak adalah investasi lingkungan jangka panjang demi generasi masa depan,” ujar Hendro.

Dalam program kali ini, bantuan TJSL yang diserahkan dikemas secara komprehensif guna mendukung fasilitas penangkaran dan edukasi masyarakat. Bantuan fisik yang diberikan meliputi pembangunan aviari habitasi yang menyerupai alam liar untuk proses aklimatisasi, penyediaan nestbox buatan sebagai tempat bersarang alami di pepohonan, serta pembangunan pos edukasi sebagai pusat pembelajaran satwa bagi publik.

Pendekatan program ini mengedepankan prinsip Creating Shared Value (CSV), di mana kelestarian satwa berjalan selaras dengan pemberdayaan ekonomi lokal. Melalui kehadiran infrastruktur baru tersebut, Kampung Jalak Bali di Desa Tengkudak diharapkan dapat berkembang menjadi destinasi edukasi wisata (ekowisata) baru yang potensial dan ikonik di Kabupaten Tabanan. Kawasan ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai benteng pelindung keanekaragaman hayati, melainkan juga penggerak roda ekonomi kreatif masyarakat melalui kunjungan wisatawan yang ingin belajar langsung mengenai konservasi burung Jalak Bali.

Perwakilan Pegurus Kelompok Pelestari Kampung Jalak Bali Desa Tengkudak I Wayan Yudi Artana mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh yang diberikan korporasi. “Dukungan fasilitas aviari, nestbox, hingga pos edukasi dari PT PLN (Persero) UIP JBTB ini melompatkan semangat kami. Fasilitas ini tidak sekadar membantu kelangsungan hidup burung Jalak Bali, tetapi juga membuka peluang besar bagi desa kami menjadi tujuan wisata edukasi terkemuka di Tabanan,” pungkasnya.

(Salsa)

banner 1000x130
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *