Portal Nusantara News.id,PAMEKASAN — Seorang remaja perempuan berinisial Bunga (14), nama samaran, warga Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, diduga menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah kandungnya sendiri, berinisial SI (45).
Kasus tersebut terungkap setelah Bunga yang masih duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Atas (SMA) diketahui melahirkan seorang bayi di kamar mandi rumahnya. Bayi yang dilahirkan tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Kelahiran itu kemudian membuat pihak keluarga bertanya kepada Bunga, mengingat korban diketahui belum memiliki suami. Dalam keterangannya kepada keluarga, Bunga diduga mengungkap bahwa kehamilan tersebut terjadi setelah dirinya disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri.
Informasi tersebut kemudian disampaikan kepada pihak desa. Selanjutnya, pemerintah desa melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Beberapa jam setelah laporan diterima, terduga pelaku SI diamankan oleh tim Satreskrim Polres Pamekasan pada Rabu (19/8/2026) malam.
Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, Ipda Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya penanganan kasus tersebut.
“Benar mas, untuk terduga pelaku telah diamankan di Mapolres,” ujar Ipda Evan.
Menurutnya, penyidik saat ini masih melengkapi administrasi penyidikan, termasuk proses penerbitan Laporan Polisi (LP), serta melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap terduga pelaku.
“Kami mendalami kronologi kejadian dan menentukan langkah hukum selanjutnya,” tandasnya.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk dugaan kekerasan seksual terhadap korban yang masih di bawah umur. Status hukum SI selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang dikumpulkan penyidik.
Kasus tersebut kini dalam penanganan Satreskrim Polres Pamekasan. Identitas korban disamarkan untuk melindungi privasi dan masa depan anak.(pnn)

















