Portal Nusantara News.id, Bangkalan – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Nurul Huda S.Hi MH, menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk _“Mencetak Entrepreneur Muda: Strategi Menumbuhkan UMKM dari Kalangan Pemuda”_ di Cafe Perundingan Desa Blega kecamatan Blega kabupaten Bangkalan pada hari Sabtu 23 Mei 2026 sekitar jam 13:00 WIB
Kegiatan ini dihadiri puluhan pemuda, tokoh masyarakat, perwakilan camat Blega,ketua pemuda Ansor dan pelaku usaha kecil di wilayah Blega. Tujuannya untuk memberikan wawasan dan strategi praktis agar generasi muda mampu menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan UMKM.
Dalam pemaparannya, Nurul Huda menekankan pentingnya peran pemuda sebagai motor penggerak ekonomi daerah. Menurutnya, program pemerintah pusat seperti Program Makan Bergizi Gratis yang melibatkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG, seharusnya menjadi peluang besar bagi UMKM lokal.
“Pemerintah sudah membuka ruang melalui program MBG. Tapi kalau pemuda dan UMKM kita tidak siap, peluang itu akan diambil pihak lain. Makanya kita dorong mereka memahami skema, syarat, dan strategi masuk ke ekosistem itu,” ujar Nurul Huda di sela acara.
Ia juga menyoroti kendala yang sering dihadapi pelaku UMKM, mulai dari keterbatasan akses permodalan, legalitas usaha, hingga pemahaman standar produksi. Untuk itu, ia mendorong Pemprov Jatim agar membuat skema pendampingan yang lebih konkret dan menyederhanakan persyaratan bagi pelaku usaha mikro dan BUMDes.
“Reses nanti akan saya jadikan wadah untuk menampung aspirasi. Kalau ada kendala di lapangan, itu yang akan kita bawa ke rapat komisi agar ada perubahan kebijakan,” tegasnya.
Para peserta menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka berharap sosialisasi serupa bisa dilakukan secara berkelanjutan dan disertai pendampingan teknis agar tidak berhenti pada wacana. Dari sekian peserta juga memaparkan kejadian di lapangan terkait dapur MBG tidak sesuai apa yang jadi tujuan pemerintah, buktinya banyak dari sebagian dapur MBG, menyuplai bahan bahan dari luar kecamatan Blega, 23/05/26
Yang tidak kalah pentingnya perwakilan kecamatan menyampaikan poin poin yang sering di abaikan dan terjadi di kecamatan Blega seperti halnya Banjir tahunan kemacetan yang di sebabkan parkir liar yang tidak beraturan, sampah yang di buang tidak pada tempat semestinya
Nurul Huda yang merupakan anggota DPRD Jatim periode 2024-2029 dari Fraksi PPP dapil Madura, menegaskan komitmennya untuk terus mengawal isu pemberdayaan ekonomi pemuda dan UMKM di Jawa Timur.(Pnn)

















