banner 1000x130

 Konsolidasi Akbar II BEM Madura Raya: Desak Pemerintah Hentaskan Kemiskinan di Madura

banner 120x600
banner 1000x130

Portal Nusantara News.id, Pamekasan,Konsolidasi Akbar ke II BEM MADURA RAYA di gelar di Pamekasan dengan tema HENTASKAN KEMISKINAN dan Marginalisasi perekonomian di pulau Madura Konsolidasi ini di hadiri oleh Ketua Aliansi BEM Se Kabupaten Pamekasan, Ketua BEM Se kabupaten Sumenep, ketua Aliansi BEM Se kabupaten Sampang, ketua Aliansi BEM Se kabupaten Bangkalan dan di hadiri oleh seluruh ketua BEM disetiap Perguruan tinggi yang ada di Madura, Konsolidasi ini berorientasi terhadap bahasan dan kajian tentang kondisi perekonomian dan angka kemiskinan di pulau Madura.

Ketua Aliansi BEM Se kabupaten Pemekasan yang biasa di panggil Juna menyampaikan bahwa presentase angka kemiskinan harusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat dan pemerintah Jawa timur, sebab pulau Madura tetap bertahan dengan rekor sangat tinggi terkait angka kemiskinan ini.

banner 1000x130

Kami menilai ada beberapa yang perlu di perhatikan oleh pemerintah Jawa Timur yaitu tentang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan kondisi perekonomian di Madura.

Kami menilai dari segi pendidikan pulau Madura di 4 kabupaten masih dinilai belum mempuni sebab kondisi infrastruktur dasar (seperti gedung sekolah rusak di pelosok), kualitas tenaga pendidik, serta rendahnya angka partisipasi. Selain itu yang menjadi perhatian serius adalah terkait bantuan BOSP baik dari tingkat SD hingga SMA harus betul-betul dikawal sampai kepada siswa karena mereka yang memiliki hak penerima, tentunya kami sangat mengutuk keras jika dalam pelaksanaan program tersebut diselewengkan apalagi hingga di potong untuk kepentingan yang tidak jelas dan tidak atas dasar prosedur dan kebijakan yang berlaku, kami sangat berharap pemerintah Provinsi memperhatikan kondisi pendidikan di pulau Madura karena kami menilai kondisi pendidikan di pulau Madura tidak sepenuhnya mempuni.

Selain pendidikan yang menjadi bahasan pada konsolidasi tersebut pemerintah harus memperhatikan pelayanan kesehatan dan jaminan kesehatan bagi masyarakat Madura yang kategorinya kurang mampu, sebab jaminan kesehatan adalah satu-satunya harapan bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Selain kajian pendidikan dan kesehatan yang tidak kalah pentingnya adalah terkait perekonomian masyarakat Madura, dalam konsolidasi BEM Madura Raya kami mengkaji mengenai kawasan Ekonomi Khusus sesuai dengan undang-undang yang berlaku seperti UUD No. 11 Tahun 2020  di pulau Madura menjadi perhatian serius pula bagi mahasiswa Madura karena pulau Madura sangat memenuhi syarat untuk dijadikan kawasan Ekonomi Khusus, sebab dari sumber dan data yang kita miliki kekayaan alam di Madura sangatlah melimpah utamanya di sektor tembakau dan garam.

Pemenuhan garam nasional dari sumber informasi dari kementerian koordinator perekonomian RI bahwa  Madura merupakan penghasil garam dapur terbesar di Indonesia dan sekitar 1/4 dan atau sekitar 35 hingga 40 persen lebih produksi garam nasional dari pulau Madura.

Seharusnya dengan kekayaan alam yang sangat melimpah tersebut di sektor garam pemerintah betul-betul objektif dan memahami bahwa kualifikasi pulau Madura untuk dijadikan kawasan ekonomi khusus tersebut sangat layak. Selain garam pulau Madura memiliki kekayaan alam di sektor tembakau, hal ini terbukti dengan melimpahnya tembakau di pulau Madura dan tembakau Madura memiliki keunggulan komparatif tersendri di bandingkan tembakau di luar Madura, namun keresahan petani tembakau berkenaan dengan harga yang cenderung mencekik dan merugi untuk petani. Maka dari itu pemerintah daerah seharusnya memperhatikan hal ini sebagai potensi untuk kesejahteraan masyarakat Madura.

Terakhir terkait infrastruktur di jalan raya provinsi Jawa Timur di Madura yang seakan di biarkan tidak terawat oleh pemerintah Daerah Jawa Timur hal ini dilihat dari kondisi di lapangan bahwa banyak jalan raya provinsi Jawa Timur di pulau Madura banyak yang rusak bahkan beresiko untuk di lewati. Infrastruktur ini adalah hal penting untuk menjadi indikator pendorong perekonomian masyarakat Madura karena dengan meratanya infrastruktur di di setiap daerah masyarakat lebih mudah untuk melakukan niaga dan kegiatan perekonomian di Madura bahkan di luar pulau Madura.(pnn)

banner 1000x130
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *