Portal Nusantara News.id, PAMEKASAN – Ribuan pekerja Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bersama Aliansi Masyarakat Pamekasan Bangkit Bersama (AMPBB) menggelar aksi damai di depan Kantor DPRD Kabupaten Pamekasan, Kamis (2/7/2026).
Diperkirakan sekitar 7.000 massa hadir untuk menyuarakan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Sejak pukul 09.00 WIB, massa mulai memadati kawasan DPRD Pamekasan. Dengan membawa berbagai atribut dan spanduk, mereka menyampaikan aspirasi secara tertib melalui orasi yang dilakukan secara bergantian.
Koordinator aksi, Khairul Kalam, menegaskan bahwa Program MBG tidak hanya memberikan manfaat bagi para pelajar, tetapi juga telah menjadi penggerak roda perekonomian masyarakat.
“Program ini sudah menghidupi ribuan keluarga. Ada tukang masak, pemasok cabai, sopir, hingga pelaku usaha kecil lainnya. Kalau MBG berhenti, maka dapur kami yang akan mati,” tegasnya dari atas mobil komando.
Merespons aspirasi tersebut, jajaran pimpinan daerah turun langsung menemui massa. Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas MBG Kabupaten Pamekasan, memastikan pemerintah daerah berkomitmen menjaga keberlangsungan program tersebut.
“Kami tidak akan menghentikan Program MBG selama seluruh mitra tetap menjaga kualitas layanan dan bersikap kooperatif. Soal perizinan akan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan bahwa Program MBG harus memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saya berharap MBG tidak berhenti hanya pada penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. Program ini harus menjadi mesin penggerak ekonomi daerah dengan melibatkan petani lokal, pelaku UMKM, hingga tenaga kerja di Kabupaten Pamekasan. Jika itu terwujud, MBG akan menjadi salah satu instrumen penting dalam menurunkan angka pengangguran,” kata Bupati.
Pernyataan tersebut mendapat dukungan dari Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan Ali Masykur. Menurutnya, MBG telah membuka ribuan lapangan pekerjaan sehingga layak dijadikan salah satu kebijakan strategis daerah.
“Kami di DPRD sepakat bahwa Program MBG telah menciptakan banyak lapangan kerja. Karena itu, aspirasi masyarakat hari ini akan kami perjuangkan dan kami bawa ke pemerintah pusat agar program ini terus diperkuat sebagai instrumen penekan angka pengangguran,” ungkap Ali Masykur.
Puncak aksi terjadi ketika seluruh perwakilan massa diundang memasuki lobi Kantor DPRD. Dalam forum tersebut, Bupati Pamekasan, Wakil Bupati sekaligus Ketua Satgas MBG Sukriyanto, Ketua DPRD Ali Masykur, serta seluruh pimpinan fraksi DPRD menandatangani dokumen kesepakatan bersama.
Dokumen tersebut berisi komitmen pemerintah daerah dan DPRD untuk mengawal keberlangsungan sekaligus mendorong perluasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Pamekasan.
“Ini menjadi bukti bahwa aspirasi ribuan masyarakat hari ini tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan dalam bentuk komitmen tertulis antara pemerintah daerah dan DPRD,” tutup Ali Masykur.
Setelah kesepakatan bersama ditandatangani, sekitar pukul 15.00 WIB massa membubarkan diri secara tertib. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman, damai, dan kondusif di bawah pengawalan aparat gabungan serta Forkopimda Kabupaten Pamekasan.(Pnn)

















