banner 1000x130

Pria Lansia di Sampang Dianiaya Kerabat Sendiri, Wajah Luka Parah Dihantam Kursi dan Kayu

banner 120x600
banner 1000x130

Portal Nusantara News.id, Sampang – Seorang pria lanjut usia bernama Jasmawi (75), warga Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh kerabatnya sendiri, Kamis (2/4/2026) pagi.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius di bagian wajah hingga harus dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis, termasuk jahitan pada luka yang dideritanya.

banner 1000x130

Peristiwa bermula saat terduga pelaku berinisial MN mendatangi rumah korban dengan tujuan meminta air obat. Namun, korban menyarankan agar pelaku mengambil sendiri, yang diduga memicu emosi pelaku hingga berujung aksi kekerasan.

Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, menjelaskan bahwa pelaku kemudian mengambil kursi besi yang berada di teras rumah dan memukulkannya ke arah korban sebanyak tiga kali. Salah satu pukulan mengenai bagian bibir korban hingga menyebabkan luka.

“Tidak berhenti di situ, pelaku juga sempat menantang korban dan mengancam akan membunuh sambil mengeluarkan senjata tajam jenis celurit,” ungkap AKP Eko, Jumat (3/4/2026).

Korban yang terpancing emosi sempat menghampiri pelaku. Namun, pelaku kembali melakukan penganiayaan dengan menggunakan sebatang kayu jati yang berada di sekitar lokasi.

“Pelaku memukul korban dua kali menggunakan kayu. Pukulan pertama mengenai pelipis dan pipi kiri korban, sedangkan pukulan kedua mengenai lengan kiri saat korban berusaha menangkis,” jelasnya.

Usai kejadian, pihak keluarga korban segera melaporkan insiden tersebut ke Polres Sampang untuk diproses secara hukum.

Petugas kepolisian bergerak cepat. Pada hari yang sama sekitar pukul 13.45 WIB, tim Jatanras Satreskrim berhasil mengamankan pelaku.

Saat ini, terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Sampang guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait motif dan kronologi lengkap kejadian tersebut.(Pnn)

banner 1000x130
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *