Portal Nusantara News.id, Bangkalan – Ormas Madas Nusantara menggelar peluncuran Bamus (Badan Musyawarah) Madura yang dirangkai dengan kegiatan Halalbihalal, Rabu (1/4/2026).
Acara yang berlangsung di Gedung Pertemuan Rato Ebuh, Bangkalan ini dimulai pukul 11.00 WIB dan dihadiri sekitar 1.000 peserta dari berbagai kalangan.
Kegiatan ini turut mengundang sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, para bupati se-Madura, serta Kapolres Bangkalan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan besarnya dukungan terhadap terbentuknya wadah bersama bagi ormas ke-Maduraan.
Peluncuran Bamus Madura berlangsung meriah dengan rangkaian acara yang mencakup pemaparan visi dan misi organisasi, program lembaga bantuan hukum, hingga sosialisasi program unggulan BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum kebersamaan tiga ormas, yakni Madas Nusantara, Madas Sedarah, dan Madas Serumpun.
Ketua Umum Madas Nusantara, KRH HM Jusuf Rizal, menyampaikan bahwa pembentukan Bamus Madura melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah, pengusaha, ulama, pendidik, anggota dewan, hingga tokoh masyarakat Madura baik di dalam maupun luar daerah.
“Peluncuran Bamus Madura ini digagas bersama tiga ormas Madas. Ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan wadah bagi seluruh ormas agar dapat dibina, dilindungi, dan disejahterakan,” ujarnya saat diwawancarai.
Menurutnya, kehadiran Bamus Madura diharapkan mampu menghilangkan sekat antarormas serta mendorong terciptanya sinergi dalam pembangunan daerah.
Selama ini, banyak ormas dinilai belum dikelola secara profesional dan transparan, bahkan cenderung lebih mengedepankan kepentingan kelompok.
Lebih lanjut, Bamus Madura diharapkan tidak hanya menjadi wadah koordinasi, tetapi juga sebagai lokomotif penggerak pembangunan di Madura.
Dengan melibatkan pemerintah, swasta, dan masyarakat secara terintegrasi, diharapkan berbagai persoalan mendasar yang menyebabkan Madura masuk kategori daerah termiskin di Jawa Timur dapat diatasi.
“Nantinya akan dibentuk tim formatur untuk merumuskan langkah strategis, dilanjutkan dengan pembentukan pengurus pusat hingga perwakilan daerah. Ini bagian dari upaya mewujudkan Madura yang cerdas, cemerlang, dan gemilang melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tegas Jusuf Rizal.
Peluncuran Bamus Madura ini menjadi tonggak sejarah baru bagi ormas ke-Maduraan untuk bergerak lebih maju, visioner, dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.(Pnn)

















