Portal Nusantara News.id, Pamekasan — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPW Jatim Galaksi mengaku menerima sebuah rekaman suara dari seorang wartawan di Pamekasan yang diduga berisi pembahasan terkait potongan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di beberapa lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Raudlatul Athfal (RA) di wilayah Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan. Peristiwa ini terungkap pada Selasa (9/12/25).
Ketua DPW Jatim Galaksi, Misyadi Diyanto, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya berupaya melakukan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM), untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Dalam rekaman yang diterima, terdapat dugaan bahwa pemotongan Dana BOS tersebut diklaim sebagai “dana keamanan” untuk sejumlah pihak.
“Dana itu untuk keamanan LSM dan wartawan,” ujar seseorang yang diduga sebagai Ketua KKM dalam rekaman tersebut.
Dugaan praktik pemotongan dana BOS yang seharusnya digunakan untuk operasional pendidikan ini memunculkan banyak pertanyaan terkait tata kelola dan transparansi anggaran pendidikan di tingkat sekolah.
DPW Jatim Galaksi menyatakan siap mengawal dan menelusuri lebih lanjut persoalan ini melalui proses investigasi dan melaporkannya kepada pihak berwenang apabila ditemukan unsur pelanggaran hukum.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak KKM serta instansi pendidikan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan pemotongan dana BOS tersebut.(Pnn)

















