banner 1000x130
Daerah  

Liburan Berujung Duka: Empat Pemuda Surabaya Terseret Ombak di Pantai Modangan, Satu Tewas Dua Hilang

banner 120x600
banner 1000x130

Malang | PortalNusantaraNews.id – Suasana liburan sekelompok pemuda Karang Taruna asal Surabaya di Pantai Modangan, Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, berubah menjadi duka mendalam.

Kegembiraan mereka berakhir tragis ketika empat orang terseret ombak ganas pada Minggu pagi (12/10/2025), sekitar pukul 08.30 WIB.

banner 325x300

Satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara dua lainnya hingga kini masih dalam pencarian tim gabungan.

Peristiwa memilukan ini bermula dari kegiatan rekreasi bersama yang diikuti 26 pemuda dan pemudi Karang Taruna RW 8 Kelurahan Simolawang, Kecamatan Simokerto, Kota Surabaya.

Mereka berangkat ke Pantai Modangan pada dini hari sekitar pukul 04.00 WIB untuk berlibur setelah sukses menjadi panitia HUT Kemerdekaan RI ke-80.

Setibanya di lokasi, rombongan mendirikan tenda di tepi pantai dan menikmati suasana laut lepas.

Namun, sekitar pukul 08.00 WIB, 12 orang pemuda memutuskan untuk mandi di laut meski telah diingatkan oleh pihak pengelola wisata agar berhati-hati karena ombak sedang tinggi. Sayangnya, peringatan itu diabaikan.

Dalam hitungan menit, tiga orang terseret ombak ke tengah laut. Seorang teman yang berusaha menolong juga ikut terbawa arus. Satu korban berhasil diselamatkan oleh nelayan setempat, yakni Muhammad Zulfikar Maulana (23), warga Jalan Botoh Putih Butulan Nomor 7, Surabaya.

Tiga korban lainnya dinyatakan hilang terseret arus. Mereka adalah:

  1. Rinaldy Hidayat (23) – warga Jalan Botoh Putih Gang 1 Nomor 35, Surabaya (meninggal dunia, telah ditemukan).
  2. Rafi Naoufal (26) – warga Jalan Botoh Putih Gang 2 Nomor 43, Surabaya (hilang, belum ditemukan).
  3. Muhammad Mahin (18) – warga Jalan Botoh Putih Gang 2, Surabaya (hilang, belum ditemukan).

Kepala Desa Sumberoto, Budi Utomo (56), menerima laporan dari petugas wisata bernama Supadi dan segera menghubungi Polsek Donomulyo.

Tak lama, petugas gabungan dari Polsek Donomulyo, Koramil Donomulyo, Puskesmas Donomulyo, dan para nelayan lokal langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Kapolsek Donomulyo AKP Gunawan Marsudi, S.Pd. menjelaskan, sekitar pukul 10.00 WIB, salah satu korban yang sempat hilang, Rinaldy Hidayat, ditemukan meninggal dunia.

Tubuh korban ditemukan terjepit di antara karang oleh nelayan dan dievakuasi ke Puskesmas Donomulyo.

“Sampai siang ini, dua korban lainnya masih dalam proses pencarian. Kami bersama tim gabungan dari TNI, Polri, perangkat desa, dan para nelayan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” ujar AKP Gunawan.

Petugas yang terlibat dalam operasi pencarian di antaranya:

  • AIPTU Suwandi (Ps. Kanit Binmas Polsek Donomulyo)
  • AIPTU Murbito Wibowo, S.H. (Kanit Reskrim Polsek Donomulyo)
  • AIPDA Suprianto, S.H. (Bhabinkamtibmas)
  • BRIPDA Wahyu Triatmodjo (Bhabinkamtibmas)
  • SERMA Edi dan SERTU Atok Wibowo (Babinsa Koramil Donomulyo)
  • Yuli Atmini, Amd.Kep (Puskesmas Donomulyo)
  • Budi Utomo, S.E. (Kepala Desa Sumberoto)

Hingga berita ini ditulis, tim SAR gabungan masih berupaya mencari dua korban hilang lainnya dengan menyisir area perairan sekitar pantai menggunakan perahu nelayan dan drone udara milik BPBD Kabupaten Malang.

Kepolisian mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih berhati-hati saat berwisata di kawasan pantai selatan Malang, mengingat kondisi gelombang laut cukup ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.

“Peringatan sudah sering kami sampaikan agar pengunjung tidak berenang terlalu jauh dari bibir pantai, terutama di wilayah yang memiliki arus bawah laut kuat seperti Pantai Modangan,” tambah Kapolsek Gunawan.

Tragedi ini menjadi pelajaran penting tentang keselamatan dan kewaspadaan di area wisata pantai.

Pemerintah daerah bersama aparat keamanan berencana menambah papan peringatan serta memperketat patroli di kawasan pesisir selatan Malang guna mencegah kejadian serupa terulang.(Pnn)

banner 300x250
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *