banner 1000x130

Kapolres Sampang Tegas: Aksi Unras Anarkis Akan Ditindak Sesuai Undang-Undang

banner 120x600
banner 1000x130

Sampang – Portal Nusantara News.id.
Pasca aksi unjuk rasa (Unras) yang digelar pada Selasa (28/10/2025), suasana di sekitar Alun-Alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendadak tegang.

Aksi yang awalnya bertujuan menyuarakan aspirasi rakyat berubah menjadi kericuhan setelah sejumlah peserta bertindak anarkis, menjarah, dan membakar inventaris milik negara.

banner 325x300

Rekaman aksi tersebut viral di berbagai platform media sosial, termasuk TikTok, yang memperlihatkan kerusakan fasilitas umum dan tindakan anarkis yang terjadi di lokasi.

Salah satu warga yang enggan disebut namanya menyayangkan tindakan tersebut.

“Kami tidak menolak aksi penyampaian pendapat, tapi yang membuat miris adalah tindakan pengrusakan dan penjarahan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab,” ujarnya, Kamis (30/10/2025).

Kritik juga datang dari warga lain yang berada di sekitar lokasi.

“Perbuatan ini harus dipertanggungjawabkan, karena sudah jelas merusak dan merugikan negara,” tegasnya.

Mereka mendesak aparat penegak hukum (APH) segera mengusut tuntas serta menangkap para pelaku, termasuk pihak yang diduga menjadi otak di balik aksi perusakan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang turut menyayangkan kejadian tersebut.

“Kerusakan yang terjadi cukup parah, beberapa fasilitas harus segera diperbaiki. Kami berharap masyarakat bisa lebih dewasa dalam menyampaikan aspirasi tanpa merusak hasil pembangunan,” ujarnya.

Menanggapi hal ini, Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan bahwa pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk video perusakan yang beredar di media sosial.

“Video-video yang tersebar akan menjadi barang bukti penting. Kita harus gentleman. Kalau pelakunya di bawah umur, akan ditindak sesuai dengan peraturan perundang-undangan (UU) yang ada,” tegas AKBP Hartono, Rabu (29/10/2025).

Kapolres juga menambahkan bahwa penyelidikan terus dilakukan untuk mengidentifikasi para pelaku.

“Kita lihat dulu, masih kita cocokkan video-videonya, baru nanti dilakukan upaya pemanggilan,” ujarnya.

Dengan tegas, pihak kepolisian memastikan akan menindak siapapun yang terbukti melakukan tindakan anarkis sesuai hukum yang berlaku, demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di Kabupaten Sampang.

(Pnn)

banner 300x250
banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *