Portal Nusantara News.id, BANGKALAN — Program peningkatan gizi untuk masyarakat kembali bergulir di Kabupaten Bangkalan. Hari ini, Rabu (4/12/2025), Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Nurul Islam resmi dibuka di Kecamatan Blega melalui acara Grand Opening yang berlangsung dengan meriah dan penuh harapan.
Acara peresmian ini dihadiri oleh Pembina Yayasan MBG SPPG Blega KH. Syaifullah Faurok, Anggota DPRD Bangkalan Moh. Mosleh, jajaran MUSPIKA, para mitra SPPG, tokoh masyarakat, dan warga sekitar yang antusias menyaksikan pembukaan dapur tersebut.
Dapur MBG SPPG Blega mendapat mandat dari Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung program prioritas Pemerintah Pusat dalam rangka meningkatkan kesehatan, kecerdasan, serta produktivitas generasi muda.
Hal ini sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam menyiapkan Indonesia Emas sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga serta mendukung berkembangnya UMKM lokal.
Dalam sambutannya, KH. Syaifullah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya program ini.
“Segala kebutuhan, termasuk pemenuhan gizi, telah direncanakan jauh sebelum manusia dilahirkan. Maka dari itu, kita wajib bersyukur kepada Allah SWT,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Blega, Deddy Suherman Arif SH., Sos., M.Si., menegaskan bahwa program MBG diperuntukkan untuk anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui agar mendapatkan asupan gizi yang cukup demi tumbuh kembang optimal.
Ia juga mengingatkan agar pelaksanaan kegiatan mematuhi aturan dan tetap berkoordinasi dengan pihak ahli sehingga tidak terjadi permasalahan seperti keracunan makanan maupun kendala lain.
Anggota DPRD Bangkalan, Moh. Mosleh, menambahkan bahwa dukungan masyarakat sangat penting bagi keberlangsungan program ini.
“Masyarakat adalah penerima manfaat sekaligus pengawas jalannya program. Semoga dengan doa dan dukungan warga, SPPG Blega mampu menjalankan amanah ini dengan baik,” ujarnya.
Acara grand opening ini menjadi langkah awal semangat gotong royong dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.(Pnn)














