Portal Nusantara News.id, Bangkalan – Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan menggelar pelatihan budidaya tembakau sekaligus pemahaman perubahan iklim bagi para petani, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Pangeran Gadungan, Kecamatan Blega, tepatnya di lokasi Kelompok Tani (Poktan) Askar Tiga, mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Pelatihan ini dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pertanian Tembakau, Abu Said.
Pelatihan ini bertujuan untuk meminimalisir potensi kegagalan panen tembakau akibat kesalahan teknis budidaya maupun dampak perubahan iklim yang terjadi di Indonesia, khususnya di Kabupaten Bangkalan.
Pemateri pertama, Impron dari Malang, memaparkan tata cara penanaman tembakau yang baik dan benar.
Ia menjelaskan pentingnya pemilihan benih unggul serta teknik penyemaian yang tepat agar tanaman dapat tumbuh optimal.
Menurutnya, proses pengambilan benih harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan stres pada tanaman, terutama pada bagian akar.
Ia menyarankan agar benih langsung ditabur hingga berkecambah dan dijaga kelembapannya selama masa pertumbuhan awal.
“Kuncinya selama bibit berkecambah selama sepuluh hari, kelembapannya harus dijaga,” paparnya saat memberikan materi.
Selain teknik budidaya, para petani juga mendapatkan pembekalan terkait prakiraan cuaca dan perubahan iklim dari pemateri kedua, Firda dari BMKG Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Firda menjelaskan bahwa Indonesia memiliki dua musim utama, yakni musim penghujan dan musim kemarau.
Ia mengingatkan para petani untuk lebih memperhatikan informasi cuaca guna mengantisipasi perubahan iklim yang dapat memengaruhi hasil pertanian.
Ia juga menyarankan para petani yang memiliki telepon genggam berbasis Android untuk memanfaatkan aplikasi resmi BMKG guna memantau perkembangan cuaca.
Dalam kesempatan tersebut, Firda turut mempraktikkan secara langsung cara mengakses aplikasi BMKG agar para petani dapat memahami penggunaannya dengan mudah.
Ketua Poktan Askar Tiga, Trisupardi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang telah memberikan perhatian dan pendampingan kepada para petani.
“Kami sangat berterima kasih atas support dan dukungan pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang sudah peduli dan hadir untuk kami. Semoga Poktan kami lebih maju ke depannya,” ujarnya.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para petani tembakau di Kecamatan Blega semakin siap menghadapi tantangan budidaya dan perubahan iklim, sehingga hasil panen dapat lebih maksimal dan berkualitas.(Pnn)

















