Portal Nusantara News.id, SURABAYA — Pimpinan Redaksi media Informasi Realita, Hasan Faunzuri, SH, diduga mengalami pelayanan tidak profesional dari salah satu toko variasi kendaraan di kawasan Mall Goci, yakni Twin Variasi.
Peristiwa tersebut bermula ketika Hasan menghubungi pihak toko melalui pesan WhatsApp untuk menanyakan harga head unit dengan spesifikasi RAM 4 GB dan sistem operasi Android 13. Dalam balasan pesan tersebut, pemilik toko menyebutkan harga barang sebesar Rp800 ribu.
Namun, saat Hasan mendatangi langsung toko tersebut, harga yang ditawarkan justru berubah menjadi Rp1.200.000.
Selisih harga yang cukup jauh itu membuat dirinya merasa keberatan serta menilai adanya ketidaksesuaian informasi antara yang diberikan melalui pesan dan saat di lokasi.
Hasan sangat menyayangkan adanya perubahan harga tanpa alasan yang jelas.
Menurutnya, pelaku usaha wajib memberikan informasi yang akurat kepada konsumen sehingga tidak menimbulkan kekecewaan maupun dugaan permainan harga.
“Seharusnya dicek dahulu sebelum membalas pesan. Ini kan soal kepercayaan. Konsumen datang berdasarkan informasi yang diberikan,” tegas Hasan.
Ia berharap, kejadian seperti ini tidak terulang kembali, terutama bagi pelaku usaha penyedia layanan dan produk otomotif.
Profesionalitas dan transparansi harus menjadi prioritas dalam memberikan pelayanan kepada calon pembeli.
Kasus ini menjadi pembelajaran bahwa kepercayaan konsumen merupakan hal yang sangat penting untuk dijaga agar hubungan antara penjual dan pembeli tetap terjalin secara baik dan sehat.(Pnn)

















