Portal Nusantara News.id, Sampang – Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, menegaskan agar Kapolres Sampang segera menindak dan menangkap para pelaku perusakan fasilitas umum di Alun-alun Trunojoyo Sampang yang terjadi saat aksi demonstrasi di depan kantor DPRD setempat.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional di Kabupaten Sampang.
Dalam sambutannya, Bupati Slamet Junaidi menyayangkan tindakan sebagian peserta aksi yang merusak fasilitas umum.
Ia menekankan bahwa dirinya tidak menolak aksi unjuk rasa sebagai bentuk penyampaian aspirasi, namun menolak keras segala bentuk tindakan anarkis yang merugikan masyarakat.
“Saya tidak masalah dengan aksi demonya, tapi saya tidak setuju dengan perusakan Alun-alun, karena itu dibangun menggunakan uang rakyat. Saya minta Kapolres segera menangkap pelakunya,” tegas Slamet Junaidi.
Meski begitu, muncul tanggapan dari sebagian masyarakat yang menyoroti sikap Bupati Sampang tersebut.
Beberapa pihak mempertanyakan mengapa saat aksi berlangsung, Bupati tidak hadir untuk menemui massa secara langsung, sebagaimana yang dilakukan sejumlah kepala daerah lain seperti Bupati Bangkalan dan Pamekasan yang dikenal turun langsung berdialog dengan demonstran.
Polemik ini pun menjadi perbincangan hangat di masyarakat, antara dukungan terhadap ketegasan Bupati dalam menegakkan hukum dan kritik terhadap sikap komunikatif pemerintah daerah dalam merespons aspirasi publik.(Pnn)

















