PortalNusantaraNews.id, Blega – Bulan suci Ramadhan menjadi momentum penuh berkah bagi para santri Syaikhona Muhsin Blega untuk menebar kebaikan kepada sesama.
Berbeda dengan sebagian santri di tempat lain yang memanfaatkan waktu libur, para santri di Blega justru mengisi waktunya dengan kegiatan sosial berbagi kepada masyarakat.
Pada Kamis sekitar pukul 15.30 WIB, para santri menggelar kegiatan berbagi takjil dengan membagikan sekitar 200 bungkus minuman juz buah kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya Blega.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para santri turun langsung ke jalan membagikan takjil kepada para pengendara motor, mobil, hingga pejalan kaki yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Takjil yang dibagikan diharapkan dapat membantu masyarakat yang masih berada di perjalanan agar tetap dapat berbuka puasa tepat waktu.
Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa para pemuda yang berada di pinggir jalan tidak selalu membawa dampak negatif. Melalui kegiatan berbagi ini, para santri ingin menunjukkan bahwa kehadiran pemuda, khususnya santri, dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dengan penuh keramahan, para santri menyapa masyarakat sembari membagikan takjil. Banyak pengendara yang merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan tersebut, terutama bagi mereka yang masih berada di tengah perjalanan saat menjelang waktu berbuka.
Muniri, selaku pengurus pondok, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus sarana pembelajaran bagi para santri.
“Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai kepedulian, kebersamaan, serta pengabdian kepada masyarakat kepada para santri,” ungkap Muniri.
Ia juga berharap melalui aksi sederhana tersebut, semangat berbagi dan kebaikan di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa keberadaan santri di tengah masyarakat adalah untuk membawa manfaat, menebar kebaikan, serta mempererat hubungan antara pesantren dan masyarakat,” pungkasnya. (Pnn)

















